Mengapa Postingan Pencinta Tak Muncul di Google ?

Tuesday, March 10, 2020

Buat para pencinta yang lagi demen-demennya sama pasangan, trus bikin blog buat mengungkapkan isi hatinya agar dapat dibaca oleh si dia maupun para penduduk alam raya, ada tips agar tulisan kamu dapat diindeks oleh Google dengan cepat.

Sebenarnya ini ibaratnya mirip dengan razia barang ilegal macam HP-HP yang ngga punya IMEI, atau waktu ada berita penggerebekan masker ilegal gara-gara mencoba mengambil keuntungan di saat peredaran masker menipis pasca menyebarnya virus corona alias si DAVID-19, eh COVID-19 maksudnya.

Maksud hati ingin menunjukkan perasaan kamu yang paling dalam, namun karena kamu mengambil ide dan menjiplaknya secara vulgar dari tulisan orang lain sebelumnya (yang sudah terindeks di Google) maka tindakan kamu itu masuk dalam kategori melakukan tindakan pembajakan alias piracy. Ibaratnya seperti sosok Jack Sparrow yang tukang membajak kapal maka tindakan dia itu sudah melanggar hukum, seperti itu pula status yang disandang seorang blogger yang me-rewrite artikel orang lain dengan terang-terangan persis seperti aslinya.

Sebenarnya kejadian di atas dialami juga oleh mimin ketika mencoba memuat suatu tulisan dari Quora tentang kisah pernikahan 12 hari yang sempat menjadi viral di dunia maya itu. Karena ditulis secara mentah-mentah persis seperti sumber aslinya maka ketika di-test di mesin pencarian Google (“site:beritacinta.com”) ternyata URL postingan artikel tersebut tidak muncul, padahal ada artikel kedua yang terindeks dengan baik. Pikir mimin, hal itu karena belum di-submit URL di GSC (Google Search Console), jadi mimin coba resubmit itu URL. Trus sitemap juga dikirim ulang dan dinyatakan URL-nya masuk alias tidak terblok. Terakhir mimin cek struktur file robots.txt, mana tahu memang ada URL tertentu yang di-set untuk tidak boleh di-crawl Googlebot. Namun ketika hampir semua kemungkinan penyebab itu udah mimin periksa dan perbaiki, tetap saja si Om Google ngga mau menampilkan URL tulisan dimaksud.

Akhirnya, karena merasa sudah mentok, mimin menggunakan opsi atau pilihan “call a friend” alias bertanya via mesin pencarian Google. Lalu didapat sebuah artikel diskusi webmaster yang salah satu tokohnya di situ bilang bahwa kemungkinan artikel yang tidak terindeks Google disebabkan oleh adanya pelanggaran DMCA (The Digital Millennium Copyright Act). Barulah mimin ngeh. Wajar saja Om Google ngga mau menampilkan artikel yang mimin jiplak 100% isinya dari sumber asli. Lha soalnya kan menyangkut penuturan orang. Kalau dibuat berbeda atau di-modif takutnya malah tidak sesuai dengan jalan cerita yang sebenarnya.

Tapi okelah. Mimin nanti akan coba membuat modifikasi tulisan dari sumber aslinya jika memang ditujukan untuk menghindari razia pelanggaran DMCA itu. Disamping tentunya memperbanyak artikel-artikel yang ditulis dengan menganut prinsip original content (meski mimin ngga percaya bahwa semua tulisan di Google itu 100% merupakan original content). 


Indeks Google

Post a Comment